February 28, 2008
Oleh : Suharyanto
Konon, api dan air merupakan benda yang memiliki sifat berlawanan. Untuk membunuh api adalah dengan menggunakan air. Untuk mengeringkan air digunakan api untuk pemanasnya sehingga air kering. Api dan air saling meniadakan. Padahal keduanya sebenarnya saling mendukung dalam hal kewujudan alam ini. Alam pengetahuan kuno menganggap api dan air menjadi elemen dasar yang membentuk alam ini bersama-sama dengan tanah dan udara. Dari sini terlihat bahwa api dan air saling melengkapi. Jadi api dan air bisa bersifat berlawanan sekaligus komplementari. Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Artikel Umum | Tagged: air, api, Bencana, kehidupan, lilin setetes embun |
Permalink
Posted by suharyanto
February 21, 2008
Oleh : Suharyanto
Sepertinya bencana alam belum mau beranjak meninggalkan Indonesia. Justru sebaliknya, bencana datang bertubi-tubi dan silih berganti dari satu jenis bencana ke jenis bencana lainnya. Atau bersafari dari satu daerah ke daerah lainnya. Seakan tidak mau ketinggalan dengan korupsi dan kerusuhan sosial, bencana juga ingin tampil sesering mungkin di negeri ini. Sangking seringnya sehingga telah menjadi menu harian di pemberitaan dan menjadi aneh kalau media cetak maupun elektronik tidak menurunkan berita tentang bencana sehari saja. Read the rest of this entry »
7 Comments |
Artikel Umum | Tagged: Banjir, Bencana alam, eksplitasi, filsafat, korupsi, manusia modern, pembangunan, topan |
Permalink
Posted by suharyanto
February 14, 2008
Oleh : Suharyanto
Berlalu sudah masa berkabung nasional. Bendera setengah tiang telah diturunkan dan disimpan. Di instansi-instansi pemerintah dan swasta bendera merah putih telah dinaikkan penuh tanda berkabung telah usai. Berita tentang Pak Harto pun perlahan-lahan mulai berkurang. Kini tinggal berita-berita kecil atau liputan khusus yang terkait dengan Pak Harto, baik yang memuji maupun yang membenci. Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Artikel Umum | Tagged: Bandara, Banjir, Bencana, Duka, Harga, Indonesia, Pak Harto, Presiden, Sembako, Soeharto, Soekarno |
Permalink
Posted by suharyanto
February 7, 2008
Oleh: Suharyanto
Beberapa minggu ini Indonesia sedang diterpa gonjang-ganjing kenaikan harga kedelai yang spektakuler. Kenaikan harga yang lebih dari 100% menyebabkan usaha berbasis kedelai menjadi ambruk. Contohnya adalah industri tempe dan tahu. Pengusaha tempe dan tahu banyak yang gulung tikar. Peternak ayam mulai bangkrut karena pakan ayam berbahan baku kedelai. Dampaknya tentu saja sangat dahsyat, runtuhnya ekonomi rakyat. Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Artikel Umum | Tagged: ekonomi rakyat, jagung, kedelai, menanam, mencangkul, pertanian, produksi, tahu, tempe, ternak, tikar |
Permalink
Posted by suharyanto