March 17, 2008
Oleh : Suharyanto
Sepertinya persoalan negeri ini semakin kompleks. Mulai dari masalah korupsi, bencana, kemiskinan, konflik horizontal, rendahnya keamanan pangan (apalagi ketahan pangan) dan masih berderet-deret persoalan bangsa yang mengantre untuk segera diselesaikan. Dari semua persoalan negeri ini, rasanya tidak ada yang lebih utama; semuanya serba utama dan menuntut segera diselesaikan, makanya tidak heran bila semua permasalah di atas selalu menghiasi pemberitaan di pelbagai media. Untuk itu saya tinggal comot saja salah satu permasalahan di atas, yaitu tentang rendahnya keamanan pangan. Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Artikel Umum | Tagged: breast, keamanan pangan, pangan, susu |
Permalink
Posted by suharyanto
March 13, 2008
Oleh: Suharyanto
Akhir-akhir ini isu ketahanan pangan kembali menyeruak ketika Indonesia dilanda bencana alam berkepanjangan sehingga meluluhlantakkan daerah-daerah lumbung pangan seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur. Gejolak kerawanan pangan semakin mengemuka ketika harga kedelai melambung tinggi hingga tak terjangkau oleh produsen tempe dan tahu serta kecap. Mengapa produksi tempe dan tahu goyah? Karena bahan bakunya impor. Ini menandakan bahwa kita masih rawan pangan. Read the rest of this entry »
4 Comments |
Artikel Peternakan | Tagged: bahan bakar, biofuel, feed, food, fuel, industri peternakan, jagung, kedelai, ketahanan pakan, ketahanan pangan, krisis pakan, krisis pangan, pakan, pangan, peternakan |
Permalink
Posted by suharyanto
March 13, 2008
Oleh : Suharyanto
Alkisah, seorang teolog memberikan kuliah pada beberapa siswanya. Seperti biasanya, materi kuliah masih seputar tentang Tuhan. “Tuhan” kata sang teolog, “adalah konsep yang tidak terdefinisikan”. Masih menurut sang teolog, karena tak terdefinisikan maka kita tidak bisa memberi gambaran tentang Tuhan. Sekali kita memberikan gambaran tentang Tuhan maka kita telah menurunkan derajat ketuhanan-Nya. “Tuhan menjadi apa yang dipikirkan”. Meskipun demikian, kehadiran Tuhan bisa dirasakan. Bukti keberadaan Tuhan bisa dirasakan dari fenomena-fenomena kehidupan ini. Kata sang teolog, berbagai temuan ilmiah menunjukkan bahwa alam semesta ini pasti ada yang menciptakan. Yang menciptakan inilah yang dinamakan dengan “Tuhan”. Read the rest of this entry »
Leave a Comment » |
Artikel Umum | Tagged: filsafat, Kasus, korupsi, tanah air, Teologi, Tuhan |
Permalink
Posted by suharyanto