Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Daun Katuk

PENGARUH KONSENTRASI EKSTRAK DAUN KATUK

(SAUROPUS ANDROGYNUS) DAN LAMA PERENDAMAN

TERHADAP WARNA DAN BAU DAGING

(Effect of katuk leaf extract and immersion length on the meat color and odor)

Suharyanto

(Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu)

 

 

ABSTRACT

This research was conducted to evaluate the effect of katuk leaf extract concentration and immersion length on meat color and odor. The experimental design used a completely randomized factorial design (3 X 2) with three replications. The first factor was katuk leaf extract concentration with 3 levels: no katuk leaf extract (K1), 2.25 gram katuk leaf extract per 1 liter distillated water (K2) and 4.5 gram katuk leaf extract per 1 liter distillated water (K3). The second factor was immersion length with 2 levels: 15 minutes (P1) and 30 minutes (P2). The results of this research indicated that there were interaction effect between katuk leaf extract concentration and immersion length on the meat color at 0 and 3th day (P<0.05) and meat odour at 3th and 9th day. Effect of katuk leaf extract concentration factor was significant on meat color and odor (P<0.05). There was no effect of immersion length on the meat color and odor (P>0.05). The thicker of the extract concentration, the darker and more odorous of the meat (P<0.05).

 

Keywords: katuk leaf extract, meat color and odor.

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh konsentrasi ekstrak daun katuk (Sauropus androgynus) dan lama pencelupan terhadap warna dan bau daging. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak lengkap (RAL) dengan 2 (dua) faktor perlakuan (3 X 2) dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi ekstrak daun katuk dengan 3 taraf yaitu taraf 0 berupa air destilasi tanpa ekstrak daun katuk (K0); taraf 2,25 gram ekstrak daun katuk dalam 1 liter air destilasi (K1); dan taraf 4,5 gram ekstrak daun katuk dalam 1 liter air destilasi (K3). Faktor kedua adalah lama perendaman dengan 2 taraf yaitu pencelupan selama 15 menit (P1) dan 30 menit (P2). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat interaksi antara konsentrasi ekstrak daun katuk dengan lama pencelupan terhadap warna daging pada hari ke-0 dan ke-3 (P<0,05) dan terhadap bau pada hari ke-3 dan ke-6 (P<0,05). Faktor pencelupan tidak berpengaruh terhadap warna dan bau daging (P>0,05). Semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun katuk maka daging semakin berwarna gelap dan bau (P<0,05).

 

Kata-kata kunci: ekstrak daun katuk, warna dan bau daging

 

Agriculture Volume 10 No 3, November 2007-Februari 2008. Hal 290-295.

Leave a comment

Filed under Artikel ilmiah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s