Narsis

Oleh: Suharyanto

“Pengen Eksis…? makanya Narsis…!”

Pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, mungkin sebagian besar pembaca sudah pernah mendengar atau melihatnya. Ya, itu adalah iklan salah satu kartu GSM yang namanya nyaris sama dengan kata “eksis”.

Eksis, tepatnya berasal dari bahasa Inggris, exist, yang artinya lebih kurang “ada”, atau “wujud”. Nah, jika anda ingin dianggap ada atau eksis maka anda harus bertindak narsis. Demikianlah kira-kira pesan iklan tersebut.

Nah, kenapa mesti narsis? Apa itu narsis?

Narsis sering diartikan sebagai “menyukai diri sendiri” atau membangga-banggakan diri sendiri. Bisa juga berarti mencintai diri sendiri secara berlebihan untuk ditunjukkan kepada publik.

Ya, sesuai dengan asal kata narsis. Narsis adalah nama bunga genus Narcissus. Bunga ini ada yang berwarna kuning dan ada yang berwarna putih yang keduanya sama-sama atraktif dan biasanya tumbuh di daerah tropis dan beriklim sedang. Bunga ini termasuk ke dalam keluarga (familia) Amaryllidaceae dan ordo Asparagalles.

Lho, kok nama bunga? Apa hubungannya dengan arti narsis?

Ya, nama bunga Narcissus diambil dari legenda Yunani. Konon katanya di zaman dahulu kala, ada tokoh yang bernama Narcissus. Narcissus memiliki paras yang tampan, gagah, dan mempesona bagi setiap perempuan yang melihatnya. Tak heran jika kemudian banyak perempuan yang jatuh hati kepadanya. Namun, Narcissus adalah orang yang mencintai dirinya sendiri sehingga setiap perempuan menyatakan cintanya selalu ditolak. Karena sedemikian sering menolah perempuan maka banyak pula perempuan yang kecewa karenanya.

Terakhir perempuan yang ditolaknya bernama Echo. Echo ini rupanya bukan perempuan sembarangan. Demi mengetahui dirinya ditolak oleh Narcissus, Echo sakit hati dan meminta bantuan para dewa untuk mengutuk Narcissus untuk menjadi manusia yang senantiasa mencintai dirinya sendiri secara sempurna.

Akhirnya, karena telah dikutuk, Narcissus mejadi orang yang benar-benar mencintai diri sendiri. Maka, suatu ketika Narcissus melihat bayangan dirinya di kolam. Karena melihat dirinya maka Nracissus tertarik dan menjulurkan tangannya ke dalam kolam untuk meraih bayangan dirinya. Kemudian terjatuhkan Narcissus ke dalam kolam dan tempat jatuhnya Narcissus tersebut tumbuhlah bunga yang kemudian disebut sebagai bunga Narcissus.[]

Bengkulu, 21 September 2011

1 Comment

Filed under Artikel Umum

One response to “Narsis

  1. wah berarti untuk dianggap ada berarti kita harus mencintai diri sendiri donk…
    menurut saya narsis itu penting, asalkan tidak berlebihan. coz tuhan juga membenci sesuatu yang berlebihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s