Perubahan Paradigma Penyuluhan

Oleh: Suharyanto

Tidak diragukan lagi, peran penyuluhan dalam setiap program pemerintah sangatlah penting. Hal ini tertera dari bagaimana sejarah perkembangan penyuluhan, khususnya di Indonesia. Dan, setiap pemerintahan pasti menginginkan program-programnya, terutama untuk pembangunan, berhasil. Nah, oleh karenanya penyuluhan memiliki peran penting agar program-program pembangunan pemerintah bisa berhasil.

Sesaui dengan namanya, penyuluhan berasal dari kata “suluh” yang berarti obor penerang. Dalam khazanah Indonesia, kata ini berasal dari bahasa Belanda “Voorlichthing”, yang artinya lebih kurang “penerangan”. Namun dalam khazanah negara Anglo atau bekas jajahannya, penyuluhan lebih tepat dikatakan sebagai “pengembangan”, “penambahan” atau “perluasan”, yaitu berasal dari kata ‘extension”.

Apapun, penyuluhan dianggap agen penting dalam pembangunan. Maka tak heran jika pada masa lalu, khususnya orde baru, penyuluh sangat diandalkan. Sayangnya, paradigma dan barangkalai “muatan” penyuluh ketika itu tidak semata-mata menjalankan tugas sebagai penyuluh, melainkan juga “tugas” instruksional dalam kerangka stabilitas politik. Kita tahu bahwa pada masa itu stabilitas politik menjadi dasar bagi pemerintahan Orde Baru.

Ketika Orde Baru, penyuluh lebih ditempatkan sebagai agen yang “serba tahu” dan masyarakat sasaran sebagai objek program pemerintah melalui agennya, penyuluh. Paradigma yang digunakan adalah bahwa seakan-akan kelompok sasaran, petani biasanya adalah objek yang belum tahu apapun dan harus diberi tahu. Petani merupakan objek yang harus menjalankan apapun yang telah diprogramkan oleh pemerintah.

Nah, sejak kejatuhan Orde Baru 1998, banyak orang mulai menggugat peran dan kedudukan penyuluh di masyarakat. Dari beberapa pengalaman, saya melakukan Focused Gorup Discussion (FGD), menemukan ada penyuluh yang tidak melakukan apapun di wilayah kerjanya. Dan, masyarakat menempatkan penyuluh sebagai posisi yang amat jauh dari jantung masyarakat. Berbeda dengan bidan yang menurut persepsi masyarakat dianggap sangat dekat dengan pusat masyarakat.

Maka keberadaan penyuluh sempat menghilang dan dianggap tidak penting lagi. Tetapi, belakangan mulai dirasakan perlunya tenaga penyuluh lapangan. Maka direkrutlah para penyuluh kontrak. Maka sekarang mulai banyak lagi penyuluh baik status PNS maupun kontrak. Tetapi keberadaan penyuluh sekarang berangkat dengan paradigma yang sama sekali berbeda, yaitu tidak lagi memposisikan penyuluh sebagai “pelita” dan serba tahu. Tidak pula menempatkan petani sebagai objek, melainkan subjek pembangunan. Penyuluh tidak lebih sekedar fasilitator, dinamisator, dan komunikator program pembangunan dalam kerangka pemberdayaan masyarakat.

Dalam sistem penyuluhan dengan paradigma baru ini menempatkan petani atau kelompok sasaran sebagai mitra dan menganggap mereka sebagai kelompok manusia dewasa yang memiliki berbagai bekal pengalaman, bukan orang yang belum bunya pengalaman apa-apa. Oleh karenanya keberadaan penyuluh dan petani adalah sama-sama agen pembangunan yang saling melengkapi. Tetapi, dengan paradigma ini, dampak dari penyuluhan belum terlihat hasilnya.[]

Bengkulu, 25 September 2011

43 Comments

Filed under Opini

43 responses to “Perubahan Paradigma Penyuluhan

  1. setuju dengan bapak

  2. Terimakasih Saudara Edi yang telah mampir dan meninggalkan komentar untuk diskursus konstruktif.

    Ya, memang paradigma penyuluhan menghendaki perubahan. Sama dengan di dunia pendidikan sekolah, menghendaki adanya perubahan paradigma yang sebelumnya bersifat “teacher center” menjadi “student center” dengan berbagai macam nama dan istilah. Ada yang mengistilahkan Cara Belajar Siswa Aktid (CBSA), Active Learning, Student Centered Learning, Problem based Learning, dan lain sebagainya.

    Apatah lagi pendidikan (penyuluhan adalah termasuk suatu sistem pendidikan) untuk orang dewasa; petani dalam hal ini. Petani adalah orang yang telah memiliki pengalaman hidup yang perlu difasilitasi untuk siap take and give dengan sumber belajar.

    Sumber belajar bisa saja penyuluh, pegawai dinas terkait, guru, mahasiswa, dosen, bacaan, koran, tv, cd, game, dan lain sebagainya.

    Nah peran fasilitator ya memfasilitasi. Pertanyaannya siapkah? ya.. harus siap. Semua adalah bagian dari tugas pokok dan fungsi untuk menjadi fasilitator. Tentu saja kesiapan ini tidak semata-mata kesiapan si penyuluh an sich, tetapi harus di dukung dengan kesiapan sistem, kesiapan birokrasi, kesiapan software (peraturan, dan lain-lain) dan lain-lainnya. Artinya pemerintah sebagai penanggung jawab harus juga mempersiapkan semuanya itu agar penyuluhan dengan paradigma baru tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya.

    Pertanyaan berikutnya, siapkan petani untuk aktif? Menurut saya, justru di sinilah tantangan bagi penyuluh. Bagaimana penyuluh mampu memfasilitasi dan mengaktivasi petani supaya aktif/proaktif.

    Sekian, semoga bisa menjadi bagian dari diskursus yang konstruktif.

  3. Edi

    Saya kebetulan mampir ke blog ini. Saat ini saya sedang belajar di bidang komunikasi dan penyuluhan pertanian. Saya tertarik dengan tulisan bapak mengenai peran baru penyuluh sebagi fasilitator, dan bukan lagi sebagai “guru” yang serba tahu bagi petani. Hal ini berarti bahwa petani harus berperan aktif untuk berpartisipasi dalam kegiatan pertukaran informasi pertanian. Menurut kawan-kawan penyuluh, pertama, apakah petani cukup siap menghadapi perubahan pendekatan ini, dimana mereka harus aktif “mendekati” penyuluh untuk membantu menjawab kebutuhan mereka. Ke dua, apakah penyuluh sendiri siap menjalankan peran baru untuk memfasilitasi kepentingan petani tersebut. Bagaimana menurut kawan-kawan penyuluh sendiri dalam menafsirkan arti “fasilitator” tersebut. Senang sekali kalau kita bisa sharing mengenai hal-hal ini🙂

  4. @Fis:
    Memang, ego sektoral masih tinggi.. dan ini tantangan baru pemerintah bagaimana mengefisienkan Penyuluh dalam bentuknya yang paling efektif sehingga petani mendapatkan manfaat.

  5. fis

    Assalamualaikum
    Banyak kajian yang telah dilakukan, UU SP3K juga telah dikeluarkan, namun implemetasinya di daerah belumllah seperti yang diharapkan. Penyuluh jalan sendiri, petani jalan sendiri, dinas lingkup pertanian jalan sendiri ( menngankat tenaga lapangan sendiri ). Oleh karena itu perlu adanya ketegasan, bahwa tenaga lapangan bidang pertanian, perikanan dan kehutanan hanyalah para penyuluh pertanian yang telah di tetapkan 1 desa 1 PPL…………

  6. YOGI TRI WANDONO

    YOGI TRI WANDONO (E1C008017)
    “Perubahan Paradigma Penyuluhan” Tulisan Bapak cukup bagus, dan cukup memberikan arti Penyuluhan yang sebenarnya kepada si Penyuluh Pertanian/Peternakan atau calon Penyuluh Pertanian/Peternakan(Mahasiswa). Agar si penyuluh menjadi agen yang benar dan tepat dalam membantu masyarakat umum dalam menyelsaikan program-program pemerintahan, saling melengkapi sehingga mencapai suatu hasil yang diinginkan. terima kasih….

  7. Terimakasih atas komentar yang diberikan. Beberapa hal saya ingin merangkumnya. Pertama, terdapat kekeliruan memahami apa yang dimaksud dengan petani sebagai objek. Memang, seharusnya petani sebagai subjek, bukan sebagai objek. Artinya, jika petani menjadi subjek maka petani akan berperan setara dengan pihak lain dalam memberdayakan dirinya sendiri. Kedua, beberapa komentar tanpa diikuti dengan argumen yang menegaskan kesetujuan atau ketidaksetujuannya. Ketiga, komentar yang terindikasi plagiat akan dihapus karena melanggar etika akademik dan etika umum.

  8. Sari murti

    assalamualaikum,terima kasih kepada bapak yang telah memberi kesempatan saya untuk memberi komentar pada artikel ini.Setelah saya baca dan mencoba pahami saya setuju dengan pendapat yang bapak paparkan.Penyuluhan memang sangat penting ,baik untuk pembangunan dan untuk menambah wawasan petani.Penyuluhan sekarang sangat minim adanya.Paradigma yang menyatakan bahwa penyuluhan salah satu dari program pemerintah sekarang berjalan dengan tidak lancar.Menurut saya para penyuluh sekarang menjalankan tugasnya tidak dengan sepenuh hati,penyuluhan sekarang tidak murni semata-mata untuk kepentingan petani namun untuk kepentingan politik,sehingga para petani pun tidak menjalankan atau menerapkan apa yang didapatkan nya dalam proses penyuluhan,maka dari itu program penyuluhan sebagai salah satu program pemerintah menjadi sia-sia.Karena tidak sejalan nya para penyuluh dan kelompok sasaran.Maka wajar saja jika program penyuluhan tidak terlihat hasilnya baik zaman dahulu maupun sekarang

  9. Iwan Hidayat

    asalamualaikum.WR.WB…..

    saya sangat setuju apa yang di katakan oleh bapak, memang penting dan sangat di butuhkan untuk meningkatkan produksi khususnya di bidang peternakan sehingga ada persaingan di antar daerah. adanya penyuluh kontrak yang di datangkan pemerintah ini sangat menyedihkan di karenakan pegawai penyuluh Dengan status PNS sangat menjamur khususnya di daerah Provinsi bengkulu ini, itupun kinerjanya sangat sangat tidak efektif, saking banyaknya pegawai penyuluhan baik penyuluh pertania maupun peternakan ini, sehingga 1 desa atau daerah bisa di datangkan petugas samapi lima orang pegawai penyuluhan. faktanya masyarakat dengan adanya pegawai penyuluh ini massih banyak yang mengeluh.

    walaikum salam…..

  10. Neksen Jaya ( E1C009072 )

    Neksen Jaya ( E1C009072 )
    Saya sangat setuju.karena penyuluhan pertanian diakui telah banyak memberikan sumbangan pembangunan pertanian di Indonesia . karena petani diindonesia masih kekurangan ilmu bercocok tanam yang benar,walaupun petani tersebut suda berpengalaman atau sudah lama bertani.disinilah peran para penyuluh dibutuhkan untuk memberikan ilmu-ilmu cara bertani atau bercocok tanam yang lebih baik.dengan demikian,petani dan penyuluh tersebut saling berhubungan satu sama lain dalam memberikan sumbangan kemajuan dunia pertanian diindonesia.

  11. Miki suhadi (E1C009070)

    Miki Suhadi ( E1C009070 )
    Saya sangat setuju atas jurnal yang telah bapak buat,karena suatu daerah ataupun negara tidak akan maju kalau tidak ada yang memberi penyuluhan atau pengarahan untuk melakukan suatu kegiatan baik itu di bidang pertanian maupun di bidang yang lainnya.Karena keberhasilan suatu daerah atau negara itu tergantung oleh masyarakat yang ada di dalamnya karena tanpa ada kerja sama antara satu sama lainnya,sehingga masyarakat-masyarakat kecil dan yang kurang akan pengalaman serta ilmu pengetahuan sangat membutuhkan seseorang yang bisa memberi pengarahan atau penyuluhan agar tidak salah untuk melakukan suatu pekerjaan.

  12. Agung kurnia ( E1C009029)

    assalamualaikum wr. wb.

    terimahkasih sebelumnya kepada bapak suharyanto yang telah memberikan kesempatan kepada saya untuk kedua kalinya memberikan statement tentang perubahan paradigma penyuluh pertanian mengingat dari statement yang pertama saya melakukan kesalahan telah mengkutip statement dari bapak soemanto yang tidak lain motivasinya sebagai wadah pembelajaran dan pengetahuan apa dan bagaimana proses paradigma penyuluhan itu terjadi dimasa setelah orde baru yang berkembang dimasa otonomi daerah saat ini secara lebih konkret dan relevan.

    saya sangat setuju dengan pendapat bapak bahwa keberadaan penyuluh dan petani adalah sama-sama agen pembangunan yang saling melengkapi. penyuluh diibaratkan sebagai mediator atau perantara sedangkan petani adalah obyek mediator dalam konteksnya penyuluh akan menyampaikan “sesuatu” hal yang mampu meningkatkan pengetahuan pemanfaatan informasi, memberdayakan masyarakat (community empowerment), berpartisipasi aktif dan memberikan solusi problema proses pembangunan masyarakat maupun jasa pelayanan untuk memperoleh manfaat ekonomi secara langsung. Pada akhirnya peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. ( soemanto )

    mengkutip statement diatas bahwa Ketika Orde Baru, penyuluh lebih ditempatkan sebagai agen yang “serba tahu” dan masyarakat sasaran sebagai objek program pemerintah melalui agennya, penyuluh. Paradigma yang digunakan adalah bahwa seakan-akan kelompok sasaran, petani biasanya adalah objek yang belum tahu apapun dan harus diberi tahu. Petani merupakan objek yang harus menjalankan apapun yang telah diprogramkan oleh pemerintah. saya sangat tidak setuju mengingat penyuluh bukan lah orang yang serba tahu akan problematika yang mengetahui segala bentuk persoalan atau konflik yang terjadi dikalangan petani sehingga mampu mengatasinya dan sebaliknya menganggap petani merupakan orang awam yang belum tahu apa-apa dan harus diberi tahu….

    demikianlah pernyataan dari saya….
    saya ucapkan terimahkasih.
    Agung kurnia
    (E1C009029)

  13. Roby Okta Saputra ( E1C009010 )

    Roby Okta Saputra ( E1C009010 )
    Saya setuju dengan apa yang bapak tulis diblog ini.karena dapat kita lihat pada saat sekarang ini,dimana penyuluhan mempunyai peranan yang sanggat penting dalam dunia pertanian.Dengan adanya program-program penyuluh ini,membuat atau dapat membantu para petani dalam mengetahui bagaimana cara bertani yang lebih baik.walaupun petani tersebut sudah lama bertani.saya tidak setuju pada bagian yang bapak tulis,yaitu pada saat orde baru dimana penyuluh dianggap “serba tahu”,karena para penyuluh tersebut mungkin sebagian besar masih kurang pengalaman dalam bertani,tetapi mereka menguasai materinya saja.tetapi lau petani mereka melakukan kegiatan bertani tersebut,sehingga petani lebih berpengalaman.jadi,jika petani dan para penyuluh bekerja sama dengan saling bertukar fikiran.itu akan menjadi lebih baik.

  14. rocky ekstander

    Rocky Ekstander (E1C009011)
    Perubahan Paradigma Penyuluhan, kalau menurut pandangan saya pribadi. Perubahan tersebut disebabkan pemerintah sendiri, yang mungkin dalam manajemen penyampaian kepada masyarakat kurang baik atau pun perencanaannya yang kurang matang. Setahu saya masyarakat sangat senang dengan adanya penyuluhan, karena apa yang mereka belum ketahui akan menjadi tahu, bahkan mendapat pelajaran baru bagi mereka. Apalagi di daerah-daerah terpencil yang mungkin susah untuk mendapatkan informasi-informasi seputar perkembangan nasional.
    Seperti yang bapak kemukakan, yaitu sejak kejatuhan Orde Baru 1998, banyak orang mulai menggugat peran dan kedudukan penyuluh di masyarakat. Dari beberapa pengalaman Bapak melakukan Focused Gorup Discussion (FGD), menemukan ada penyuluh yang tidak melakukan apapun di wilayah kerjanya. Dan, masyarakat menempatkan penyuluh sebagai posisi yang amat jauh dari jantung masyarakat. Jadi hal ini membuktikan bahwa pemerintahan sekarang ini tidak tegas dalam program penyuluhan dan sewajarnyalah masyarakat memperlakukan penyuluh seperti itu.
    Coba kita belajar dari masa lalu, Kesuksesan program penyuluhan pada waktu Orde Baru bisa dijadikan sebagai contoh untuk kedapannya. Namun kita perlu memperbaiki hal-hal yang dianggap kurang pada saat itu dan menerapkannya pada saat sekarang. Karena dengan program penyuluhan adalah salah satu wujud sosial pemerintah yang diberikan kepada masyarakat dan jika kegiatan sosial tersebut tidak menumbulkan dampak, maka pemerintah dianggap gagal dalam programnya.

  15. Setelah saya baca perubahan paradigm penyuluhan dari bapak di atas bahwa memang benar kalau penyuluhan itu memiliki peran penting dalam pembangunan pemerintah. Dan masyarakat sangat memerlukan program penyuluhan ini untuk menambah pengetahuan, wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat itu sendiri sehingga apa yang masyarakat belum tau selama ini dengan adanya penyuluhan mungkin mereka akan tahu dari penyuluh tersebut.
    Dan saya kurang setuju ketika pada masa Orde baru penyuluh lebih ditempatkan sebagai orang yang serba tahu dan masyarakat sebagai objek program pemerintah melalui agennya, penyuluh. Paradigma yang digunakan adalah bahwa seakan-akan kelompok sasaran, petani biasanya adalah objek yang belum tahu apapun dan harus diberi tahu. Petani merupakan objek yang harus menjalankan apapun yang telah diprogramkan oleh pemerintah.
    Karena penyuluh itu belum tentu dia serba tau dan masyarakat belum tentu dia tidak tahu apa – apa. Terkadang banyak sekali kalau penyuluh itu masih banyak yang belum dia ketahui apa yang akan di sampaikanya. Oleh karena itu ada benarnya kalau sistem penyuluhan dengan paradigma baru ini menempatkan petani atau kelompok sasaran sebagai mitra dan menganggap mereka sebagai kelompok manusia dewasa yang memiliki berbagai bekal pengalaman, bukan orang yang belum punya pengalaman apa-apa. Oleh karenanya keberadaan penyuluh dan petani adalah sama-sama agen pembangunan yang saling melengkapi.

  16. Saya setuju dengan apa yang telah bapak paparkan, bahwa program penyuluh sangatlah penting bagi kehidupan masyarakat terutama pada para petani ataupun peternak untuk mendapatkan suatu informasi yang dapat membantu atau menyelesaikan masalah- masalah yang dihadapi oleh para petani. Penyuluhan ini merupakan peranan penting yang dapat membangun program pemerintah dengan baik.
    Dimana tujuan dasar penyuluhan yaitu meningkatkan perilaku dan kemampuan para petani sehingga dapat meningkatkan ketentraman dan kesejahteraan masyarakat.
    Akan tetapi saya kurang setuju dengan adanya perubahan paradigma penyuluhan, karena para petani seharusnya dijadikan sebagai objek nyata untuk mengetahui tentang program-progaram yang akan dilaksanakan oleh pemerintah untuk masyarakat luas.
    Para petani saharusnya diberikan fasilitas yang nyata agar para petani mengerti dan memahami tentang informasi yang diberikan oleh penyuluh. Petani sangatlah memerlukan penyuluh agar mereka dapat diskusi ataupun bertukar pikiran tentang yang mereka hadapi dilapangan. Petani tidak hanya sekedar ingin mengetahui tentang teori saja akan tetapi para petani lebih memahami, jika apa yang disampaikan oleh penyuluh itu memang benar- benar nyata di jumpai dilapangan. Sekarang ini para penyuluh lebih banyak ketergantungan terhadap teori saja, mereka tidak menelusuri kejadian-kejadian nyata yang terjadi di dalam lapangan. Agar program pemerintah berjalan dengan lancar maka sangatlah diperlukan tenaga penyuluh agar dapat menciptakan masyarakat yang sejahtera..
    Mungkin itu saja yang dapat saya komentari..
    Terima kasih..
    From Rina Simanjuntak (E1C009079)

  17. deny andiansyah ( E1C009036 )

    Assalammualaikum Wr Wb

    Ketika mendengar kata penyuluhan, maka yang terlintas di benak sebagian orang adalah Penyuluh Pertanian Lapangan. Setelah saya membaca blog bapak tentang perubahan paradigma penyuluhan, saya mendapat tambahan ilmu yang mungkin di kemudian hari bisa saya kembangkan dalam kehidupan saya dan masyarakat luas. Dan saya sangat suka dengan kata-kata dari artikel bapak “keberadaan penyuluh sekarang berangkat dengan paradigma yang sama sekali berbeda, yaitu tidak lagi memposisikan penyuluh sebagai “pelita” dan serba tahu. Tidak pula menempatkan petani sebagai objek, melainkan subjek pembangunan. Penyuluh tidak lebih sekedar fasilitator, dinamisator, dan komunikator program pembangunan dalam kerangka pemberdayaan masyarakat”, mungkin kata-kata tersebut dapat menjadi salah satu semangat untuk para petani.
    Mungkin cuman itu yang dapat saya katakan, terima kasih.

    Wassalammualaikum Wr Wb

  18. memang sangat-sangat tidak diragukan lagi,kalau peran seorang penyuluh sangat penting. Dengan adanya sebuah penyuluhan, misalnya penyuluhan tentang peternakan. Para petani yang mungkin tidak mengetahui atau belum terlalu paham dengan apa kegiatannya misalnya dalam beternak, dapat mendapatkan manfaat dan dampak yang sangat besar,karena dengan adanya kegiatan tersebut para petani dapat menyalurkannya dalam kegiatan sehari-hari.
    Disamping penyuluh dapat membantu petani,penyuluh juga ” menjalankan program pemerintah “. Saya sangat mendukung apa yang dilakukan penyuluh dan program-program dari pemerintah,karena pertanian di negara ini masih ketinggalan dibandingkan dengan negara maju lainnya. Dengan hadirnya penyuluh ditengah-tengah petani semoga saja dapat membantu target pemerintah untuk memajukan pertanian negara ini…..

  19. karina seftriani

    saya setuju dengan pendapat bapak yang menyatakan bahwa peran penyuluhan sangatlah penting bagi pemerintah. karena, menurut UU no 16 thn 2006 yang menyebutkan “penyuluhan adalah proses pembelajaran bagi pelaku utama serta pelaku usaha agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan, dan sumber daya lainnya. sebagai upaya untuk meningkatkan produktivitas , evisiensi usaha, pendapatan dan kesejahteraan , serta menigkatkan kesadaran dalam pelestarian fungsi lingkungan”. jadi inti yang saya ambil berkaitan dengan blog ini dan UU yang berlaku, bahwa program pemerintah dan program masyarakat sangatlah dekat kaitannya dengan penyuluhan.
    Dan peran penyuluhan itu sendiri adalah sebagai kegiatan yang merupakan katalis, perantara dan PENEMU SOLUSI bagi pembangunan pertanian. jadi apabila dalam salah satu bidang atau pembangunan pertanian tidak melibatka peran penyuluhan didalamnya, saya rasa program itu tidak berjalan dengan lancar.
    Dengan adanya program penyuluhan ini, para petani/masyarakat terbantu dalam programnya yang ingin meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) atau program-program yang akan dijalankan kedepannya.
    mungkin hanya ini komentar yang bisa saya sampaikan,,mohon untuk dimaklumu..
    wassalam…..:)

    From : Karina Seftriani (E1C009061)

  20. oktavia hairunnisa

    saya setuju dengan pendapat bapak, penyuluhan sangat penting karena adanya penyuluhan masyarakat menjadi lebih tahu tentang pertanian secara luas dan memperbiki pembangunan. dengan adanya penyuluhan dapat memperbaiki sumberdaya masyarakat (sdm), tetapi seharusnya dengan adanya paradigma penyuluhan petani harus mendapatkan fasilitas yang memadai untuk menunjang keberhasilan, karena penyuluhan bertindak sebagai penunjuk jalan atau penerang.

  21. Devi Indriansyah

    ” Dalam sistem penyuluhan dengan paradigma baru ini menempatkan petani atau kelompok sasaran sebagai mitra dan menganggap mereka sebagai kelompok manusia dewasa yang memiliki berbagai bekal pengalaman, bukan orang yang belum bunya pengalaman apa-apa. Oleh karenanya keberadaan penyuluh dan petani adalah sama-sama agen pembangunan yang saling melengkapi. Tetapi, dengan paradigma ini, dampak dari penyuluhan belum terlihat hasilnya.”
    Saya sangat setuju dari penyataan Bapak diatas, bahwa Seorang Penyuluh dan Petani itu sangat berkaitan antara satu dengan yang lain nya.
    Akan tetapi permasalahan yang sering dihadapi adalah Seorang Penyuluh itu kurang mempunyai kemampuan yang cukup dalam menyelesaikan setiap masalah yang ada pada Petani.
    Kita ketahui Tujuan penyuluhan pertanian adalah untuk menghasilkan SDM pelaku pembangunan pertanian yang kompeten sehingga mampu mengembangkan usaha pertanian yang tangguh, bertani lebih baik (better farming), berusaha tani lebih menguntungkan (better bussines), hidup lebih sejahtera (better living) dan lingkungan lebih sehat. Penyuluhan pertanian dituntut agar mampu menggerakkan masyarakat, memberdayakan petani-nelayan, pengusaha pertanian dan pedagang pertanian, serta mendampingi petani untuk: (1) Membantu menganalisis situasi-situasi yang sedang mereka hadapi dan melakukan perkiraan ke depan; (2) Membantu mereka menemukan masalah; (3) Membantu mereka memperoleh pengetahuan/informasi guna memecahkan masalah; (4) Membantu mereka mengambil keputusan, dan (5) Membantu mereka menghitung besarnya risiko atas keputusan yang diambilnya.
    Sehingga Keberhasilan seorang penyuluh pertanian dapat dilihat dengan indikator banyaknya petani, pengusaha pertanian dan pedagang pertanian yang mampu mengelola dan menggerakkan usahanya secara mandiri, ketahanan pangan yang tangguh, tumbuhnya usaha pertanian skala rumah tangga sampai menengah berbasis komoditi unggulan di desa. Selanjutnya usaha tersebut diharapkan dapat berkembang mencapai skala ekonomis. Semua itu berkorelasi pada keberhasilan perbaikan ekonomi masyarakat, peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, lebih dari itu akan bermuara pada peningkatan pendapatan daerah.
    Hal ini akan bisa diwujudkan dengan lebih dahulu menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas, terutama masyarakat pertanian, sehingga kesinambungan dan ketangguhan petani dalam pembangunan pertanian bukan saja diukur dari kemampuan petani dalam memanage usahanya sendiri, tetapi juga ketangguhan dan kemampuan petani dalam mengelola sumberdaya alam secara rasional dan efisien, berpengetahuan, terampil, cakap dalam membaca peluang pasar dan mampu menyesuaikan diri terhadap perubahan dunia khususnya perubahan dalam pembangunan pertanian. Di sinilah pentingnya penyuluhan pertanian untuk membangun dan menghasilkan SDM yang berkualitas.
    Ini lah komentar yang dapat saya buat,selebih dan kurang nya saya mohon maaf………..
    tnks…….

    ” DEVI INDRIANSYAH ” ( E1C009037 )

  22. Mery Handayani S (E1C010003)

    saya setuju terhadap pendapat bapak bahwa penyuluh itu sangatlah penting. karena peran penyuluh itu yaitu membawa suatu perubahan yang diinginkan. dengan bekal ilmu yang ada pada penyuluh diharapkan dapat dibagikan kepada masyarakat awam sehingga petani dapt memperoleh sebuah wawasan. dengan wawasan yang diperoleh maka petani akan meningkatkan kemampuannya dalam bertani. dan dengan adanya penyuluhan tersebut, penyuluh juga semakin mengembangkan pengetahuannya untuk dapat di bagikan kepada masyarakat petani.
    dengan adanya penyuluhan diharapkan adanya suatu perubahan pembangunan pertanian. dalam hal ini juga penyuluh diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat petani, dapat menggunakan bahasa yang dimengerti oleh masyarakat sehingga masyarakat tertarik akan informasi yang diberikan.

    trims…

  23. Mila Enjelika S (E1C010059)

    …………….
    sama seperti teman-teman lainnya, saya setuju dengan pendapat Bapak.
    Pada dasarnya tugas penyuluh itu adalah memberi tahukan apa yang tidak diketahui oleh masyarakat petani. Sipenyuluh membritahukan kepada masyarakat secara langsung, guna mencapai suatu perubahan.
    Dewasa ini masyarakat beranggapan bahwa penyuluh mengetahui segala sesuatunya, padahal sebenarnya tidak. Seperti penyuluh peternakan memiliki kemampuan yang berbeda dengan penyuluh agribisnis. Masing-masing penyuluh memiki kemampuan yang berbeda.
    Dari wacana diatas dapat juga dilihat bahwa fungsi penyuluhan mengalami yang namanya kapal selam, timbul tenggelam.
    seperti masa orde baru, masyarakat beranggapan bahwa penyuluh itu serba tau. Namun sejak kejatuhan orde baru, keberadaan penyuluh mulai dipertanyakan masyarakat.
    Belakangan ini keberadaan penyuluhan mulai diperhitunggkan kembali, penyuluh dan petani diharapkan dapat bekerja sama dengan baik, agar nantinya pembangunan pertanian mengarah ke yang lebih baik lagi.

    thank you,,,,,, ^-^

  24. SUYANTI (E1C009020)
    Assalamualaikum Wr.wb
    Setelah saya membaca artikel dari Bapak, saya kurang setuju dengan adanya perubahan dalam sistem penyuluhan.
    Karena pada dasarnya para penyuluh lapangan merupakan contoh konkret yang diperlukan oleh masyarakat luas, khususnya para petani. dengan adanya perubahan dalam sistem paradigma ini, dapat meubah status keberadaan penyuluh yang semula adalah sebagai fasilitator dan komunikator, menjadi pendamping petani dan pemerintah.
    Diharapkan dengan adanya penyuluh lapangan, dapat meningkatkan sumber daya petani. sehingga kesejahteraaan dapat tercapai.

  25. putra karyadi

    Sebuah komponen yang penting untuk kemajuan pertanian saat ini, saya setuju dengan pendapat bapak.
    Keberadaan penyuluh ditengah-tengah masyarakat merupakan sebuah angin segar untuk mengembalikan kejayaan Indonesia sebagai Macan Asia. penyuluh sebagai pearantara antara program dari pemerintah dan masyarakat atau dengan kata lain penyuluh adalah perpanjangan tangan dari pemerintah.
    Petani memang sudah mengetahui teknik bertani, akan tetapi perkembangan para petani menjadi tersendat disebabkan kurangnya informasi dan tidak adanya wadah yang memfasilitasi mereka. mungkin petani mengetahui teknologi terbaru penunjang pertanian akan tetapi petani masih bingung dalam hal penerapannya. keberadaan penyuluh akan membantu petani dalam merealisasikan penerapan teknologi pertanian untuk mencapai kesejahteraan masyarakat.
    begitu dengan petani begitu juga dengan penyuluh, penyuluh tidak hanya menjalankan prosedur yang sudah dituliskan dalam program pemerintah, perlu analisis lebih lanjut tentang permasalahan apa yang sebenarnya terjadi dalam masyarakat petani dan peternak sekarang ini, karena bisa saja analisis sebelumnya yang mendasari sebuah program pemerintah sebenarnya tidak sesuai dengan permasalahan yang sebenarnya terjadi. dengan kata lain perlu adanya improvisasi dalam menjalankan program-program tersebut sebagai program tambahan.
    Untuk itu kami sangat mengharapkan bimbingan dari Bapak Suharyanto sebagai bekal kami nanti. Siapa tau salah satu atau sebagian dari kami nantinya akan menjadi penyuluh sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat. “PK”
    salam,,,,,,,,

  26. Bayu Adinugraha (E1C010028)

    Bayu Adinugraha
    ( E1C010028 )
    Dalam perkembangannya, dunia pertanian termasuk juga peternakan mengalami perubahan yang amat signifikan. Jika dulu petani masih menggunakan alat-alat tradisional untuk melakukan pekerjaan mereka, tetapi sekarang teknologi telah banyak menggantikan pekerjaan mereka. Perkembangan teknologi yang ada menuntut petani untuk lebih tahu tentang bagaimana upaya agar usaha pertanian mereka dapat berproduksi dan berkembang secara optimal dan mereka mendapatkan hasil yang sesuai dengan apa yang telah mereka lakukan.
    Pada awal perkembangan dunia pertanian, penyuluhan memegang peran penting bagi para petani, karena melalui penyuluhan tersebut, petani mengerti bagaimana cara bercocok tanam dan beternak dengan benar, lalu mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Ada satu hal yang menarik dari perkembangan penyuluhan pada saat sekarang ini. Dulu, seorang penyuluh adalah figur yang amat disegani dimata para petani, karena disitulah tempat mereka bertanya, bercerita dan meminta solusi. Tetapi kenyataannya dilapangan pada saat ini, seorang penyuluh harus lebih banyak belajar kepada petani. Kenapa demikian? Jawabannya adalah pengalaman.
    Setiap hari, petani secara langsung terjun ke lapangan untuk bertani, segala masalah, cara dan solusi berhasil mereka temukan dalam rangka mengoptimalkan produksi pertanian mereka. Lain halnya dengan para penyuluh yang tidak langsung turun ke lapangan, mereka hanya diberi teori dan sedikit praktek untuk bekal mereka mengajar para petani.
    Tetapi apa yang terjadi ketika mereka mengajarkan ilmu yang mereka pelajari kepada para petani? Ternyata petani telah lebih dulu mencoba cara itu jauh sebelum para penyuluh mengajarkan ilmu tersebut pada petani.
    Dari wacana ini kita mengerti, bahwa sanya sekarang ini peranan seorang penyuluh telah dipandang remeh oleh para petani. Mungkin para penyuluh mendapatkan berbagai macam teori, tetapi mereka hanya mendapatkan sedikit praktek sehingga mereka kalah pengalaman dibandingkan para petani. Solusi dari kasus ini mungkin dengan pergantian posisi, petani manjadi penyuluh, dan penyuluh menjadi petani. Atau mungkin dengan lebih banyak memberikan kegiatan lapangan kepada para penyuluh agar ilmu yang akan mereka terapkan tidak ketinggalan jaman. Kita hanya bisa berkomentar, tapi pemerintahlah yang bisa menentukan.

  27. candra dwi saputra

    Assalammualaikum Wr Wb

    Menurut sedikit pengetahuan saya: peran penyuluh memang sangatlah penting diantaranya yaitu sebagai penerangan untuk mengembangkan suatu tujuan yang di maksud. Dari uraian artikel diatas dapat saya simpulkan bahwa seolah-olah peran penyuluhan semakin memudar yaitu, pada era orde baru peran penyuluhan sangatlah terlihat dengan jelas hasilnya, hal ini sangatlah berbeda dengan beberapa tahun belakangan ini, walaupun dengan mengangkat penyuluh dengan status PNS atau Kontrak. Mengapa demikian?????
    yang perlu kita perhatikan bukanlah status maupun jumlah penyuluh. Jadi pemerintah sebaiknya memilih penyuluh yang dapat menyatu dengan masyarakat, serta penyuluh yang mampu mempertangungjawabkan pekerjaannya secara nyata. hal ini dikarenakan banyaknya penyuluh yang tidak mampu menghadapi kerasnya sikap masyarakat awam atau hanya sekedar menjalankan tugas sebagai seorang penyuluh.
    Menjadi seorang penyuluh harus mampu menghadapi watak masyarakat awam, aktif dalam bermasyarakat, bertangung jawab, mampu meyakinkan masyarakat serta memiliki daya tarik bagi masyarakat, sehingga masyarakat tidak merasa enggan, melainkan membuat mereka bersemangat, merasa nyaman, dan maju.
    Namun, kurangnya peranan penyuluh bukan berarti sepenuhnya kurangnya kualitas seorang penyuluh, hal ini mungkin terjadi karena mereka merasa lelah ( terutama di daerah terpencil) mengapa demikian???
    seringkali di daerah terpencil ketika seorang penyuluh mengajukan program-progran kepada pemerintah terjadi penundaan atau bahkan dana yang diturunkan tidak mencukupi sehingga membuat penyuluh mengecewakan masyarakat dan mengakibatkan petani enggan menjalankan masukan dari penyuluh. dan juga disebabkan oleh rendahnya harga jual dari produk-produk yang dihasilkan.
    Dari sedikit uraian diatas dapat disimpulkan bahwa antara pemerintah, penyuluh dan petani harus saling kerja sama dan saling mendukung, sehingga tujuan dari diadakannya penyuluhan mampu tercapai dan tentunya akan menunjang pembangunan ekonomi dan pilitik dalam suatu daerah atau suatu negara.

    Mari kita dukung program penyuluhan dengan menepah diri menjadi jiwa yang dapat diandalkan dan dipercaya.
    terimakasih

    Wassalammualaikum Wr Wb

  28. effrendy

    assalamuailaikum wr.wb
    sebelumnya saya ucapkan terimakasih kepada bapak karena artikel blok anda sangat bermanfaat dalam segi menambah wawasan dan pembelajaran, setelah saya membaca artikel blog bapak saya sebagai mahasiswa ingin lebih memahami hal tersebut.
    dalam hal ini saya berharap dalam pembelajaran nanti mahasiswa dapat belajar langsung kelapangan. mungkin dengan hal itu mahasiswa akan mendapat pengalaman dan pembelajaran yang sangat baik. lebih dan kurang saya ucapkan terimakasih wassalamualaikum wr. wb

  29. Jemi sang sang

    Jemi sangsang (E1c008014)
    Setelah membaca blog bapak,Pengalaman menunjukkan bahwa penyuluhan pertanian di Indonesia telah memberikan sumbangan yang sangat signifikan pada pencapaian dari berbagai program pembangunan pertanian.Keberhasilan penyuluhan pertanian yang demikian menimbulkan anggapan bahwa penyuluhan pertanian yang dilaksanakan selama ini dilakukan dengan pendekatan dipaksa, terpaksa dan biasa. Petani dipaksa untuk menerima teknologi tertentu, sehingga petani terpaksa melakukannya, dan kemudian petani menjadi biasa melakukannya.

  30. yudha prawira

    YUDHA PRAWIRA
    E1C008018
    Terima kasih sebelumnya kepada pak suharyanto selaku dosen mata kuliah penyuluhan peternakan telah memberikan kesempatan saya untuk memberi komentar di blog bapak,setelah membaca perubahan paradigma penyuluhan ini saya sangat setuju karena tujuan utama dari perubahan paradigma ini adalah memberdayakan petani sehingga menjadi petani yang mandiri, diman penyuluh sebagai fasilitator, pencari serta memberikan pilihan kepada petani. Petani mampu mengambil keputusan dengan pilihan yang terbaik baginya, sehingga mampu meraih peluangdan menghadapi tantangan globalisasi ekonomi. Hal ini sesuai dengan falsafah penyuluhan pertanian yaitu to help people to help themselves trough educational means to improve their level of living (menolong orang agar orang tersebut dapat menolong dirinya sendiri melalui penyuluhan sebagai sarananya untuk meningkatkan derajat kehidupannya).

  31. Gustina (E1C008001)

    Assalamualaikum wr. wb
    Menurut saya, sangat miris sekali nasib para penyuluh karena pemerintah kurang merespon akan peran dari para penyuluh ini yang sangat penting untuk menjadi fasilisator dan komunikator antara pemerintah dan masyarakat sehingga masyarakat menjadi kurang bahkan hampir tidak menganggap pentingnya penyuluhan karena penyuluhan itu sendiri kini tidak membawa dampak atau pengaruh positif bagi masyarakat itu sendiri. Oleh karena itu pemerintah sebaiknya lebih memfokuskan lagi peran penyuluhan ini supaya masyarakat bisa menerima respon positif yang disampaikan oleh penyuluh khususnya kepada para petani.
    Untuk para penyuluh itu sendiri, tanggapan masyarakat tentang peran penyuluh dapat di sebabkan juga karena peran para penyuluh yang kurang memahami arti penting sebagai penyuluh. Para penyuluh, apalagi para penyuluh – penyuluh yang sudah dikontrak. Penyuluh yang seperti ini kebanyakkan tidak memaksimalkan kinerjanya dikarenakan kurangnya rasa tanggung jawab sebagai penyuluh, karena mereka beranggapan bahwa mengerti atau tidak masyarakat tentang apa yang telah diberikan bukan suatu hal yang penting, karena bagaimanapun tanggapan masyarakat (positif atau negatif) yang penting mereka sudah dikontrak dan yang lebih penting sudah dibayar. Lebih parahnya lagi, dikarenakan sudah dikontrak dan dibayar banyak juga para penyuluh yang sama sekali tidak melakukan tugas dan tanggung jawabnya sebagai penyuluh.
    Sedangkan masyarakat kita lebih cenderung menggunakan cara lama dalam menyelesaikan atau mencari solusi untuk memecahkan suatu masalah khususnya masyarakat petani. Masyarakat lebih percaya dengan cara-cara konvensional yang ditinggalkan oleh para orang tua mereka sehingga peran penyuluh tidak begitu berpengaruh terhadap mereka, peran penyuluh hanya digunakan sebagai penambah pengetahuan bukan merupakan pengetahuan atau ilmu yang dapat diterapkan untuk memecahkan masalah bagi mereka.
    Wassalamualaikum wr. wb.

  32. hendri suhendri (E1C009054)

    Asallamualaikum pak”setelah dibaca blok bapak tentang perubahan pradigma penyuluhan saya setuju dengan sistem yang diterapkan pada masa orde baru bahwa peran penyuluhan merupakan agen penting dalam pembangunan dan dianggap penyuluh lebih ditempatkan sebagai agen yang “serba tahu” dan masyarakat sasaran (petani) sebagai objek program pemerintah. Dengan demikian petani bisa meningkatkan dan merobah perilaku yang kurang baik menjadi lebih baik sehingga harapannya petani akan terampil dan tepat dalam bertindak. Saya juga pernah mendengar pada masa pemerintahan soeharto (orde baru) indonesia pernah menjadi negara suasembada beras (lumbung beras) artinya petani indonesia makmur dan peran penyuluhan berhasil.
    Tapi saya tidak(kurang setuju dengan pradigma penyuluhan sekarang) penyuluh sekarang berangkat dengan paradigma yang sama sekali berbeda, yaitu tidak lagi memposisikan penyuluh sebagai “pelita” dan serba tahu. Tidak pula menempatkan petani sebagai objek, melainkan subjek pembangunan. Tidak salah jika saat ini indonesia pengekspor kebutuhan pangan.

  33. MASTUTI ( E1C009068)
    Assalammualaikum Wr Wb
    Saya setuju dengan apa yang di sampaikan oleh bapak, bahwa penyuluhan sangat penting bagi petani untuk mendapatkan informasi yang belum di ketahui oleh petani dan sebagai tempat petani untuk menyampaikan masalah-masalah yang di hadapinya. penyuluhan sangat di perlukan oleh petani untuk mencapai kesejateraan hidup baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain.
    Penyuluhan sangat penting sangat penting dalam pembanggunan karena dengan adanya penyuluhan masyarakat tahu apa yang di programkan oleh pemerintah. Saya kurang setuju dengan adanya perubahan paradigma peyuluhan, karena petani adalah sebagai objek untuk melaksanakan pemanggunan dalam masyarakat dan melaksanakan program-program pemerintah untuk mencapai kesejateraan.
    Penyuluh adalah orang yang bisa menjadi pelita dan melaksanakan tugas dengan baik tanpa ada pihak yang di rugikan. dengan penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan,keterampilan,perubahan sikap,tujuan hidup dan perilaku masyarakat untuk mencapai tujuan tertentu. oleh karena itu pemerintah harus memperbanyak tenaga penyuluhan. kita harus menjadi penyuluh yang dapat mensejaterahkan masyarakat dan menjadi tempat untuk berpartisipasi dengan masyarakat.
    Wassalammualaikum Wr Wb.

  34. sutriatha

    setelah saya baca artilel bapak, saya setuju dengan apa yang dikatakan bapak, karena PENYULUHAN pertanian diakui telah banyak memberikan sumbangan pada keberhasilan pembangunan pertanian di Indonesia . Penyuluhan telah berhasil menyampaikan berbagai inovasi pertanian kepada petani dengan segala metodenya sehingga pengetahuan dan keterampilan para petani meningkat. Bahkan telah mengubah sikap petani menjadi mau dan mampu menerapkan inovasi baru.

  35. DICKY TRISAPUTRA

    DICKY TRISAPUTRA
    E1C006012

    Penyuluhan sangat penting dikarenakan masih banyak masyarakat kurang berpendidikan ataupun berpengalaman. permasalahan yang dihadapi oleh penyuluh yaitu sifat cuek dari masyarakat. penyuluh mesti banyak melakukan kegiatan dilapangan supaya masyarakat atau petani mengetahui langsung teori yng telah disampaikan oleh penyuluh agar kegiatan penyuluhan berdampak terlihat secara umum.

  36. hikman

    menurut saya sangat bagus dengan penyuluhan sekarang yang tidak menjadikan petani sebagai orang yang tidak tau apa-apa, padahal petani itu orang yang lebih tau apa masalah yang dihadapi ny. menjadikan petani sebagai mutra kerja itu merupan langkah yang sangat bagus untuk menjadikan pertanian indonesia ke arah yang lebih baik. dengan ada nya para penyuluh saya berharap semoga bisa menjalankan tugas ny semaksimal mungkin untuk indonesia yang lebih maju terutama di bidang pertanin.

  37. Saya setuju dengan apa yang telah dipaparkan oleh Bapak, karena dengan adanya penyuluhan dapat memberikan suatu wejangan dan informasi yang awalnya kita tidak tahu menjadi tahu segala hal dengan informasi yang ada, serta penyuluhan mampu memiliki peran penting yang akan membangun program pembangunan pemerintah. Akan tetapi saya kurang setuju dengan adanya perubahan paradigma penyuluhan, hal ini seharusnya petani yang dijadikan objek mampu mengetahui tentang apa saja yang menjadi program pemerintah untuk masyarakat setempat. Para petani seharusnya diberikan fasilitas yang mendukung dan memadai agar petani dapat mengerti akan informasi yang disampaikan oleh tenaga penyuluhan.seharusnya dengan adanya perubahan paradigma atau pola pikir penyuluhan dapat menjadikan timbal antara penyuluh dengan para petani, sehingga para petani pun menjadikan diri mereka sebagai objek yang telah ditentukan oleh para penyuluh, sedangkan penyuluh adalah sebagai komunikatornya. Dari pola pikir atau perubahan paradigma penyuluhan ini, harusnya ada dampak positif yang mampu memberikan keuntungan dari masing-masing pihak. Jadi apabila keberadaan perubahan paradigma penyuluhan atau perubahan pola pikir tenaga pikir menjadi lebih baik dan adanya dampak yang positif, marilah kita tingkatkan untuk menjadikan program penyuluhan di Indonesia ini menjadi lebih baik dalam setiap program pemerintahannya.

    from : Ita Maria Martha Prima (E1C009058)

  38. AGUS -SUTRISNO

    Assalammualaikum Wr Wb
    sahabat Ku, mari bawa obor kehidupan……

    Seperti yang dikatan oleh bapak, peran penyuluhan dalam setiap program pemerintah memang penting, dan menurut saya itu pun hukumnya wajib, Karena dengan adanya penyuluhan harapanya masyarakat mampu hidup berkualitas, mampu mengkondisikan lingkungan dan kebutuhan jasmani maupuni rohani, barang /jasa sehingga terjalin kehidupan yang sejahtera.
    Sikap yang harus dimiliki oleh masyarakat menurut saya adalah Jujur dalam artian berjiwa besar mengakui kelemahan dan kesalahan dalam bertindak, selalu mengevaluasi tindakan, bersikap terbuka dan mampu menerima kritik dan saran oleh yang mengarahkan menuju kehidupan yang lebih baik ” TODAY IS BETTER THAN YESTEDAY” .

    Penyuluh sebagai orang yang dipercaya harus mampu mengarahkan tindakan Masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik, haruslah mampu memposisikan dirinya sebagai panutan atau pun sebagai pelaku subjek yang mampu memberikan obor penerang kepada objek (masyarakat) disekelilingnya. Penyuluh harus mempunyai jati diri dan konsistensi tinggi serta menaruh komitmen dalam upaya membawa perubahan dari hal yang kurang produktif kearah yang lebih produktif.
    Suatu tolok ukur penting menurut Agus -s ” seorang penyuluh dibekali dengan ilmu sehingga harus mampu berkomunikasi dengan masyarakat yang diarahkan, Menggunakan bahasa yang baik, bertutur kata yang sopan, memberikan pelayanan serta mampu menguasai masyarakat baik itu kelompok petani perkebunan, perikanan,maupun pemerintahan. Kecocokan oleh penyuluh kepada yang diberi penyuluhan akan berjalan mulus apabila yang disampaikan oleh penyuluh diterima dengan baik oleh masyarakat dan contoh tauladan yang baik mampu dibuktikan untuk membangun masyarakat menuju kesejahteraan.

    Skema Jalanya komunikasi

    Media
    komunikator ——————- komunikan
    feedback
    ———————————————————————————–
    Obor penerangan tidak hanya cukup untuk membina masyarakat pedalaman, Namun mahasiswa pun harus di beri penyuluhan agar nantinya mampu menjadi penyuluh / pemimpin yang mampu membawa masyarakat menuju kesejahteraan, begitu pun Presiden , Para Menteri dan bawahanya sampai Pegawai Penyuluhan Lapangan (PPL)

    Jika atasanya berbuat untuk mampu membenahi diri agar sukses insya Allah bawahanya pun akan sukses .
    walaupun sudah berupaya untuk hal yang lebih baik namun kegagalan terus melanda gagal dan gagal lagi “No body is perfect “, paling tidak penyuluh telah berpikir positif dan berupaya menuju kesempurnaan…….!!

    jika apa-apa yang didapat dari penyuluh itu diterima oleh masyarakat dan sifatnya baik, maka tindakan akan menjadi suatu kebiasaan, Kebiasaan akan melekat pada diri manusia sehingga kelekatan akan senantiasa terbawa, yang pada akhirnya tercipta suatu Karakteristik. Dengan demikian, baik penyuluh maupun masyarakat yang dibina sama- sama bermanfaat untuk bangsa dan negara, sehingga penyuluhan dalam setiap program pemerintahan mempunyai cermin yang mampu memberikan gambaran masyarakat yang terbina dan hidup teratur walaupun zaman ini terus berlanjut …..>

    Yuk…Ikutan program penyuluhan..! trimakasih.
    ——————————————————————-
    Wassalammualaikum Wr Wb
    (Write : Agus Sutrisno,Peternakan B ,UNIV BENGKULU )

  39. duseko putra

    Dari apa yang telah saudara katakan itu sangat sesuai dengan apa yang terjadi di-Masyarakat saat ini, tetapi masyarakat berpendapat lain tentang penyuluh itu adalah orang yang serba-tahu tentang apa yang akan disampaikannya. Itu di karenakan ”maaf sebelumnya” masyarakat tidak memiliki pendidikan sehingga mereka (masyarakat) itu kadang-kadang berfikiran bahwa si-penyuluh itu serba-tahu mengenai apa yang penyuluh katakan. Oleh karena itu penyuluh harus memahami betul apa yang akan di sampaikan pada masyarakat dan dalam menyampaikan kata-kata pada masyarakat juga harus dengan bahasa yang dapat di mengerti oleh masyarakat sehingga tidak ada kesulitan dalam melakukan penyuluhan meskipun masih ada yang mungkin belum mengerti apa yang telah disampaikan. Dan mungkin juga masyarakat belum mempunya banyak pengalaman dalam bidang pertanian ataupun peternakan, sehingga mereka belum begitu memahami apa yang disampaikan sipenyuluh.
    Sebelumnya saya mau minta maaf pada saudara, bahwa didalam blog saudara masih da kekeliruan kata-kata ”bunya” yang mungkin saudara maksudkan itu ”punya”, kata-kata itu ada diparagraf terakhir.
    Teimakasih.

  40. andi febianto

    Penyuluh pertanian adalah seorang manager yang mampu merencanakan, merancang, merekayasa dan mengorganisir pekerjaannya melalui program penyuluhan yang disusun bersama petani secara botton up.
    Kegiatan penyuluhan pertanian merupakan proses perubahan perilaku dalam mengadapsi inovasi baru, dengan demikian penyuluh pertanian bekerja untuk membangun harmoni masyarakat ke arah yang lebih maju dan dinamis.(Zakaria et all, 2011)
    Jadi. Perubahan perkembangan dan pembangunan pertanian yang semakin kompetitif dan komplek dalam menghadapi era agribisnis yang semakin menglobal maka sudah saatnya kualitas, kemampuan dan profesionalisme kerja penyuluh lebih ditingkatkan. ini merupakan tanggung jawb yang besar untuk membawa perubahan yang sangat progresif, memerlukan profesionaliasme kerja penyuluhan pertanian sesuai dengan bidang tugas dan disiplin ilmunya, (Zakaria et all, 2011)

    sumber:
    http://cvrahmat.blogspot.com/2011/04/perkembangan-penyuluhan-pertanian-dan.html

  41. sayasetuju dengan apa yang dikatakan oleh bapak,karena sekarang ini banyak sekali para penyuluh yang bekerja tidak sesuai dengan apa yang dia miliki mereka terlalau banyak menyepelekan hal semacam ini.sehingga disini tidak terbukti bahwa seharusnya mereka memberi penerangan kepada masyarakat awam hal semacam ini harus di tindak lanjuti karena jika di biarkan maka pola pikir masyarakatpun tidak akan berubah malahan mereka akan mengganggap penyuluh itu biasa saj dan akan menyepelekan apa yang telah di sampaikan oleh penyuluh,sebenarnya hal ini diakibatkan oleh penyuluh itu sendiri mereka tidak menyadari apa peran mereka sebenarnya jika peran mereka dilakukan dengan baik mingkin para masyarakat tersebut akan menerimanya dan akan melakukan hal yang telah diberitahukan oleh si penyuluh.terimakasih

  42. teguh yogaswara

    saya setuju dengan apa yang dikatakan bapak,bahwa kita sebagai seorang penyuluh mestinya kita benar benar memberi tahu petani yang sebelumnya mereka tidak tahu tentang suatu hal,,hususnya di bidang pertanian, menurut saya sekarang ini banyak para penyuluh kontrak ataupun pns yang belum benar benar bekerja dengan baik artinya banyak diantara mereka yang mengganggap penyuluhan itu biasa saja sehingga penyampaian materi kepada petani pun kurang bagus,sehingga peran penyuluhan yang bisa di artikan sebagai pelita bagi petani yang kurang dalam pengetahuanya tidak terlihat. dampaknya bagi petani tersebut tidak akan baik lagi ,,misalkan jika si penyuluh melakukan penyuluhan untuk suatu kelompok tani jika penyuluh tersebut melakukan penyuluhan biasa saja artinya tidak sesuai dengan aturan penyuluhan maka usaha suatu kelompok itu tidak akan berjalan mulus,dan disini juga perlu di perhatikan para petani harus mendengar dan melaksanakan apa yang telah diterapkan penyuluh artinya dari kedua sisi ini saling berkaitan,terimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s