Karunia Terindah

Oleh: Suharyanto

Selubungmu pecah
Suaramu membuncah
Aku menengadah:

Duhai Duli Pemurah
Kau redam hati yang resah
Dalam gundah
Satu windu sudah

Tuhanku yang penuh Rahmah
Nantiku usai sudah
Kau hadirkan karunia terindah
Kubersimpuh melimpah-limpah

Tidak lagi aku termangu
Telah wujud harapan baru
Selamat datang benih regenerasiku!

(Menyambut syukur atas lahirnya putraku, Sri-Bintang Utama Athallah, pada 11 Maret 2012 pukul 18.00.)

Leave a comment

Filed under Syair

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s